Reses Bersama Warga, Imam Muslih Bekali Ibu-Ibu Keterampilan Pembuatan Kue Rumahan

Manokwari — Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mendorong peningkatan ekonomi keluarga, anggota DPRP Papua Barat Imam Muslih menggelar kegiatan reses yang dirangkaikan dengan pelatihan pembuatan kue bagi warga setempat. Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga dan pelaku usaha mikro.

Dalam kesempatan tersebut, Imam Muslih menyampaikan bahwa reses kali ini berbeda dengan reses sebelumnya. Pada reses kali ini bukan hanya penyampaian aspirasi oleh masyarakat namun ada pelatihan yang diikuti oleh warga yang mengikuti reses tersebut. 

"Reses kali ini saya buat denga konsep yang berbeda. Dimana ada pelatihan pembuataan kue yang saya buat pada reses kali ini. Pelatihan pembuatan kue ini diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat dan membuka peluang usaha baru bagi keluarga," ujar Imam Muslih.

Pelatihan yang menghadirkan instruktur berpengalaman tersebut memberikan materi mulai dari teknik dasar pembuatan kue dan pengolahan bahan. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung proses pembuatan berbagai jenis kue.

Menurut Imam Muslih, penguatan ekonomi keluarga dapat dimulai dari usaha-usaha rumahan yang memiliki potensi berkembang. Dengan keterampilan yang dimiliki, masyarakat diharapkan mampu menciptakan sumber pendapatan tambahan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Sejumlah peserta mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mereka berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak warga yang memiliki keterampilan dan peluang membuka usaha mandiri.

Kegiatan reses dan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Imam Muslih dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pengembangan usaha ekonomi produktif. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post