Artikel Terbaru :

Topik Pilihan

Diberdayakan oleh Blogger.

Kiprah PKS

Umum

Kajian

16 Feb 2020

Aleg PKS Kota Sorong Terima Kepulangan Mahasiswa Indonesia dari Wuhan


Sorong-- Ketua Komisi I DPRD Kota Sorong, Muhammad Taslim, mewakili masyarakat Kota Sorong menerima kepulangan sejumlah mahasiswa Indonesia dari Wuhan Cina, pagi ini Minggu (16/02) di Bandara DEO, Kota Sorong. Anggota legislatif dari PKS ini turut bergembira karena akhirnya mereka dapat kembali ke kota tempat mereka berasal.

Turut hadir pada acara ini adalah Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat ( Otto Parorongan) dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong ( Hermanus Kalasuat). Muhammad Taslim secara resmi menerima mahasiswa yang telah menjalani proses observasi selama dua pekan di Natuna untuk kembali ke Kota Sorong. Delapan mahasiswa ini selanjutnya akan kembali berkumpul dengan keluarga masing-masing. .

Informasi yang diberikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat menyatakan bahwa seluruh mahasiswa tersebut dinyatakan bebas dari virus mematikan (Virus Corona, red). Mereka telah melewati masa observasi selama dua pekan dengan standar penanganan merujuk pada WHO, hingga akhirnya dinyatakan aman untuk bisa kembali ke Sorong. (Ay)



Sumber foto: Muhammad Taslim




14 Feb 2020

PKS Dukung Pasangan Saroy-Mandacan di Pilkada Pegaf

Jakarta - PKS akhirnya mengeluarkan SK rekomendasi kepada pasangan petahana, Yesias Saroy dan Marinus Mandacan, untuk maju pada Pilkada Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) tahun 2020.

Surat Keputusan ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua DPP PKS Wilayah Dakwah Indonesia Timur, H. Wadji Rahman, di Kantor DPP PKS pada tanggal 13 Februari 2020 kepada Cawabup Marinus Mandacan. Turut hadir pada acara ini Sekretaris Umum DPW PKS Papua Barat, Imam Muslih S.Hut, dan pengurus DPD PKS Pegaf.

Arifin Aska, Ketua DPD PKS Pegaf, mengungkapkan bahwa partainya secara bulat mendukung pasangan Saroy-Mandacan karena telah terbukti menjalankan roda pemerintahan yang efektif. "Kami melihat bahwa masyarakat merasakan banyak manfaat pada sektor kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. Sehingga kami tidak ragu lagi mendukung pasangan ini," jelasnya. 

Selain PKS, pasangan ini telah mendapat dukungan dari PAN dan Perindo dan akan segera mendaftarkan diri ke KPU pada tanggal 16 Juni mendatang. (feb) 




Sumber Foto: Jefry Kowi (Sekretaris DPD PKS Pegaf)

13 Feb 2020

Willem Eliata Bisay: Saya Siap Berjuang Bersama PKS


Manokwari – Pelaksanaan Rakorwil DPW PKS Provinsi Papua Barat yang telah digelar pada tanggal Sabtu- Ahad (8 – 9) Februari 2020 mendapat apresiasi dari semua pihak. Acara yang dihelat di Hotel Valdos, Wosi tidak hanya dihadiri oleh seluruh pengurus DPD Se-Papua Barat, tapi juga dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat, tokoh partai politik, dan para kader yang baru terdaftar pada saat pelaksanaan Training Orientasi Partai yang diadakan sebalum pembukaan Rakorwil.


Ada hal menarik pada kegiatan tersebut, Willem Eliata Bisay, salah satu putra daerah yang berasal dari Distrik Prafi didaulat untuk menerima secara simbolik Kartu Tanda Anggota (KTA) PKS yang diserahkan secara langsung oleh Dr. Muhammad Kasuba, M.A. 

Saat ditemui tim media, Willem demikian ia memperkenalkan diri, menyatakan alasannya kenapa mantap bergabung bersama PKS. Ia tidak melihat PKS memberikan pembatasan kepercayaan yang dianut oleh kadernya. Selain itu, ketertarikan pemuda asli Biak ini lebih pada aktivitas para kader PKS yang banyak menyentuh sisi-sisi kemanusiaan.

“Saya Willem, dari Prafi. Kenapa saya memutuskan untuk bergabung dengan PKS, adalah karena PKS selain relijius juga banyak menyentuh sisi kemanusiaan. Dan itu sangat berbeda dengan yang lain,” ungkapnya.
Selain karena aktivitas sosial, Willem menyebutkan bahwa PKS memiliki transparansi dari sisi kinerja dan pelaporan aktivitas kepada masyarakat.

Bahkan saat ditanyakan harapan Willem untuk PKS, ia berharap PKS dapat berjuang untuk masyarakat dan ia siap berjuang bersama PKS. "Karenanya, saya siap berjuang hingga titik darah penghabisan bersama PKS! PKS Menang!” pungkasnya dengan mengepalkan tangan. [Ay]



Fotografer: Ngesti Wihayu

9 Feb 2020

PKS Targetkan 2500 Anggota Baru di Papua Barat


Manokwari -  Ketua Umum DPW PKS Papua Barat, H. Mugiyono S. Hut, mengatakan bahwa PKS menargetkan perekrutan 2.500 anggota baru se-Papua Barat. Hal ini ia sampaikan pada acara Pembukaan TOP (Training Orientasi Partai) dan Rakorwil (Rapat Koordinasi Wilayah) PKS Papua Barat pada hari Sabtu 8 Februari 2020 di Hotel  Valdos, Manokwari.

"Bertambahnya jumlah suara PKS di Papua Barat pada Pemilu 2019 lalu menandakan tingkat kepercayaan publik yang semakin baik. Antusias mereka  pun semakin tinggi saat menyikapi dinamika politik nasional yang menempatkan kami sebagai oposisi. Tidak heran setiap acara TOP pada beberapa provinsi disesaki peserta, maka pada acara TOP kali ini kami mengalami hal serupa," terang Mugiyono.

Turut hadir pada acara ini adalah Ketua DPP PKS Wilayah Dakwah Indonesia Timur, Dr. Muhammad Kasuba, sebagai narasumber kegiatan yang menjelaskan tentang sejarah dan perkembangan partai PKS. Mantan Bupati Halmahera Selatan (Halsel) dua periode ini menjelaskan bahwa PKS ingin agar rakyat bahagia. Maka apabila PKS berkuasa PKS akan berusaha membahagiakan rakyatnya.

"Saya tegaskan bahwa PKS tidak memiliki hidden agenda apabila menjadi penguasa. Justru berdasarkan pengalaman saya sebagai Bupati Halsel, saya bersama PKS bersinergi untuk bekerja mewujudkan kesejahteraan rakyat. Bahkan 30% warga Halsel yang beragama nasrani merasakan bahwa pemerintahan saya dijalankan tanpa diskriminasi dan mengayomi semua," tegas Muhammad Kasuba. 

Di akhir acara pengurus DPW menyerahkan secara simbolis KTA (Kartu Tanda Anggota) bagi peserta kegiatan yang mendaftar sebagai anggota baru. Selanjutnya setiap DPD-DPD di level kabupaten/kota akan menyelenggarakan TOP dan Rakorda yang dijadwalkan sejak akhir Februari hingga Maret 2020. 

Kabupaten Manokwari memiliki target perekrutan terbanyak sebesar 600 orang kemudian disusul Kota Sorong sebanyak 500. Hal ini disesuaikan dengan jumlah total pemilih PKS pada pemilu lalu. (feb)  





Fotografer: Ngesti Wihayu, Amalia Minarti

2 Feb 2020

Iqbal: Suami Tidak Butuh Ibu ke-3!


Manokwari - Bertempat di Hotel Fujita, Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kabupaten Manokwari menggelar "Seminar Ketahanan Keluarga" mengusung tema Kubawa Cintaku Hingga ke Surga pada tanggal 2 Februari 2020.

Acara yang dihadiri oleh ratusan peserta suami-istri ini diisi oleh konselor keluarga nasional, Bapak Muhammad Iqbal Ph.D. Beliau merupakan Dekan Fakultas Psikologi Universitas Mercubuana Jakarta, dan pendiri Rumah Konseling yang bergerak di bidang konsultan psikologi, konselor, pelatihan SDM dan keluarga.

Salah satu topik pembahasan pada seminar ini adalah bagaimana merebaknya kasus perselingkuhan pada pasangan muslim. Salah satu penyebab utama menurutnya adalah pelayanan istri kepada suami. 

"Secara psikologis banyak sekali penyebab terjadinya perselingkuhan. Seperti ketidakbahagiaan dalam pernikahan, kekosongan emosional, ketidakpuasan seksual dan sulit menahan godaan. Oleh karenanya berdasarkan kasus-kasus rumah tangga yang saya layani, maka sebaiknya istri meningkatkan pelayanannya kepada suami dalam segala hal. Karena di luar sana suami bisa saja mencari perempuan lain bila tidak nyaman dengan pelayanan di rumah," terangnya.

Bukan berarti para suami tidak bermasalah. Tetapi banyak sekali kasus pernikahan dapat di atasi apabila suami merasa puas dengan pelayanan istri. Lebih lanjut ia meminta agar para Istri untuk berperan sebagai komunikator bukan sebagai Ibu ke-3. 

"Suami itu jangan diperlakukan seperti anak. Padahal ia sudah punya ibu kandung dan ibu mertua. Jadilah pendengar yang baik dengan banyak mendengar keluhannya. Ia tidak betah bila diawasi berlebihan atau para istri kemudian menjadi "auditor" isi dompet suami. Lalu bila menemukan kekurangan pada dirinya jangan suami ditinggalkan. Dia perlu didampingi dan dimotivasi. Jangan gara-gara dia terpuruk karena di-PHK lalu ibu tinggalkan. Ia terlilit masalah hutang ibu tidak mau membantu," jelas Muhammad Iqbal.

Intinya adalah apabila ingin menjadi bidadari surganya suami, maka layani ia dengan baik dan laksanakanlah peran seorang istri dengan ikhlas. Niscaya ia akan mendoakan ibu menjadi pendampingnya di surga. (feb) 




Fotografer: Musriadi

27 Jan 2020

Pernikahan Anda Perlu di-Check Up? Yuk Datang di Acara Ini!


Manokwari - Bagi pasangan yang sudah lama menikah tiba-tiba muncul pertanyaan seperti ini. "Berapa Usia Pernikahan Kita Saat Ini?" "Yakin cinta suami-istri saat ini akan membawa hidup sesurga Bersama pasangan?"

Nah, itu artinya Anda perlu hadir di acara Seminar Ketahanan Keluarga  bertemakan Kubawa Cintaku Hingga ke Surga yang akan dilaksanakan pada hari Ahad, 2 Februari 2020 di Hotel Fujita, Manokwari. Narasumber pada acara ini adalah konselor pernikahan dan keluarga, Muhammad Iqbal Ph.D. Beliau merupakan penggagas dan pendiri Rumah Konseling, dan saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Psikologi Universitas Mercubuana Jakarta serta Ketua Asosiasi Psikologi Islam (API) DKI Jakarta.

Ketua Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kabupaten Manokwari, Rina Maryati mengungkapkan bahwa acara ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat peran suami-istri memupuk cintanya dalam berumah tangga sehingga memiliki visi yang sama menuju surga. "Kami cukup prihatin dengan angka perceraian yang cukup tinggi akhir-akhir ini. Terutama yang dipicu oleh aspek ekonomi, lingkungan dan sosial. Oleh karenanya kehadiran pakar konselor pernikahan di acara ini insha Allah dapat mencerahkan kembali semangat suami-istri untuk bersama-sama menjadi penghuni surga," jelasnya.

Muhammad Iqbal Ph.D sendiri bukanlah sosok asing di dunia psikologi. Beberapa tahun lalu lembaganya, Rumah Konseling, sempat menjadi buah bibir saat menawarkan  layanan gratis kepada pelaku LGBT (Lesbian Gay Biseksual Transgender) untuk sembuh. Ia kerap mengisi seminar keluarga baik di dalam maupun luar negeri yang dipadati peserta. Saat di Taiwan ia pernah memberikan materi "Retaknya Rumah tangga, karena Media Sosial”. Materi ini ia sampaikan sebagai reaksi atas maraknya rumah tangga yang hancur akibat perilaku suami-istri melebihi batas di jejaring sosial.

Berminat ikut acara ini? Silahkan mendaftar dengan hubungi panita di nomor WA: 0811-4850-493 atau klik link berikut https://bit.ly/2uj1Dl6 . Biaya pendaftaran Rp 50,000 untuk satu orang dan Rp 80,000 untuk sepasang suami-istri. Biaya sudah termasuk seminar kit dan makan siang. (feb) 


  

   

20 Jan 2020

PKS Manokwari Bantu Korban Banjir Kali Matoa



Perwakilan pengurus PKS menyerahkan bantuan kepada warga Kampung Warikon

Manokwari -  Sejak Jumat (10/1), bencana alam banjir  melanda Distrik Sidey, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, akibat meluapnya Kali Matoa. Beberapa kampung yang terendam banjir yaitu Kampung Isima, Kampung Irmos dan Kampung Warikon dengan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa. Sekalipun banjir sudah mulai surut sejak Sabtu (11/1) namun beberapa warga masih belum berani untuk kembali ke rumah mengingat curah hujan yang masih cukup tinggi beberapa hari terakhir.

DPD PKS Manokwari melalui anggota legislatifnya dari Dapil V yang meliputi Distrik Sidey, Samsul Hadi S.PdI, berinisiatif mengumpulkan bantuan dana untuk meringankan bencana yang dialami oleh warga tersebut. Bantuan tersebut ia kumpulkan bersama kader serta simpatisan PKS yang kemudian diserahkan secara resmi pada hari Sabtu 17 Januari 2020 di Kampung Warikon. Samsul Hadi berharap pemerintah daerah segera melakukan tindakan untuk mencegah banjir terjadi lagi.

Sisa-sisa banjir masih ditemui di sekitar lokasi. Mulai dari lumpur hingga batang-batang pohon yang menutupi jalan. Masyarakat juga masih bersiaga bila hujan besar terjadi lagi dalam waktu dekat. (feb)


Inspirasi

Nasihat

Total Tayangan Halaman

 
© Copyright PKS Papua Barat 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.