Artikel Terbaru :

Topik Pilihan

Diberdayakan oleh Blogger.

Kiprah PKS

Umum

Kajian

8 Jan 2018

PKS Sorong Selatan Gelar Khitanan Masal Gratis

Teminabuan - Pada hari ahad (7/01) DPD PKS Sorong Selatan, Papua Barat, menggelar khitanan masal bagi masyarakat kurang mampu di Komplek Pasar Ampera, Distrik Teminabuan. Kegiatan yang bersifat bakti sosial ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat peran PKS "Berkhidmat Untuk Rakyat". Sekaligus silaturahmi antara Anggota Legislatif PKS DPRD Kabupaten Sorong Selatan, Ustad Ahmad Samsudin, dengan para konstituen di komplek tersebut.

Tercatat 17 anak laki-laki berusia 6-12 tahun menjadi peserta pada kegiatan ini. Dua diantaranya adalah anak dari Suku Kokoda, yang merupakan suku asli Papua beragama Islam. Tanggapan masyarakat terhadap  kegiatan ini sangat positif karena membantu mereka meringankan biaya. Biaya khitanan sebesar Rp 3 juta per anak bagi mereka cukup mahal sehingga dengan adanya kegiatan ini mereka sangat terbantu.
 Ketua DPD PKS Sorong Selatan sekaligus Aleg PKS, Ustad Ahmad Samsudin, menyatakan kegembiraannya atas terlaksananya kegiatan ini. Menurutnya kegiatan ini merupakan wujud kepedulian PKS terhadap masyarakat kurang mampu di Sorong Selatan. Kegiatan serupa pernah dilaksanakan tahun lalu namun jumlah peserta dibatasi karena terbatasnya tenaga medis. Oleh karenanya kegiatan khitanan masal dilakukan lagi tahun ini. Diharapkan tahun depan dapat dilaksanakan juga pada distrik lain yang membutuhkan.

Dari 13 kabupaten/kota yang ada di Papua Barat, Kabupaten Sorong Selatan merupakan salah satu daerah yang memiliki satu anggota legislatif dari PKS. Untuk Pemilu tahun 2019 target perolehan kursi legislatif diharapkan meningkat menjadi tiga kursi. Karena penerimaan masyarakat yang cukup baik terhadap ketokohan para pengurus partai. (feb)   










    

2 Jan 2018

Tidak Sekedar Kemping di KEMBARA Raja Ampat


Saonek - Kemah Bakti Nusantara (KEMBARA) kembali digelar di akhir tahun 2017. Bila selama ini diselenggarakan di tingkat kabupaten/kota maka untuk pertama kalinya pelaksanaan KEMBARA dilakukan di tingkat Provinsi Papua Barat pada tanggal 28-31 Desember 2017 bertempat di Pulau Saonek Kabupaten Raja Ampat. Even ini merupakan pertama kalinya dapat mengumpulkan pewakilan DPD-DPD PKS di Papua Barat sebanyak 45 ikhwan. 

Apa yang berbeda dari KEMBARA ini? Ternyata selain memiliki nilai edukatif dan rekreatif, KEMBARA kali ini mendorong para peserta untuk sigap melakukan pengabdian kepada masyarakat. Sehingga tajuk Leadership Training Camp tidak sekedar menginstruksikan para kader untuk kemping. Namun dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan sosial pada masyarakat yang tinggal di lokasi KEMBARA.

Dari format acara selama empat hari, pada hari terakhir dimanfaatkan penuh untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Di antaranya adalah silaturahmi kepada tokoh masyarakat, aksi membersihkan fasilitas sosial, membersihkan lokasi wisata dan membersihkan tempat ibadah.

Penduduk Pulau Saonek, yang berjumlah sekitar 500 jiwa, menilai positif aksi para kader PKS. Bagi mereka kehadiran para kader dapat meramaikan aktivitas peribadatan. Mulai dari kegiatan shalat berjamaah hingga mengikuti tahlilan bersama. Sebagaimana diucapkan oleh Kepala Kampung Saonek, Bapak Haji Husain Mambrakur, yang juga seorang muslim Papua. “Saya berterima kasih Pulau Saonek sudah dipilih sebagai lokasi kemah PKS. Dua hari kemarin kami undang mereka untuk hadir kegiatan baca doa bersama buat kerabat kami yang meninggal. Dan hari ini mereka ada bantu kami membersihan pantai-pantai dan mesjid,” ujarnya.

Lain lagi yang diungkapkan Bapak Ismail Saraka, anggota legislatif PKS pada DPRD Kabupaten Raja Ampat. Ia mengaku belum pernah melihat kegiatan seperti ini di Raja Ampat. Yaitu kemping sekaligus meleburkan diri ke masyarakat. Oleh karenanya ia berharap ke depannya pengurus DPW dapat melatih para pemuda dan simpatisan PKS di Raja Ampat untuk melakukan hal serupa.

Akhirnya selesai sudah KEMBARA Menengah Satu untuk para kader Papua Barat. Hasil yang sangat baik ini diharapkan dapat berdampak pada meningkatnya kinerja DPD. Terutama untuk meningkatkan soliditas dalam kiprah politik di tingkat kabupaten/kota dan provinsi. Pengurus DPW juga berjanji agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan lagi tahun depan pada lokasi yang berbeda. (Feb)  
   



    

30 Des 2017

Pertama Kalinya Kembara PKS di Raja Ampat


Saonek - Sesuai dengan agenda dari pengurus pusat, sejumlah pengurus wilayah provinsi dan kabupaten kota  se Indonesia menggelar kegiatan KEMBARA (Kemah Bakti Nusantara) secara serentak di penghujung tahun 2017. DPW PKS Papua Barat sendiri untuk pertama kalinya mengadakan di Pulau Saonek, Kabupaten Raja Ampat pada tanggal 28-31 Desember 2017.

Mengusung tema "Leadership Training Camp" kegiatan ini diikuti oleh 45 peserta terpilih yang berasal dari enam DPD se-Papua Barat. Peserta terbanyak berasal dari DPD PKS Kota Sorong sebanyak 17 orang. Para peserta merupakan pengurus harian yang terdiri dari para ketua, sekretaris dan bendahara DPD serta anggota umum lainnya.

Imam Muslih S.Hut, selaku Sekretaris Umum DPW PKS Papua Barat membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya ia sangat mengapresiasi kehadiran para peserta yang seluruhnya berasal dari luar Raja Ampat. Menurutnya pelaksanaan KEMBARA di Papua Barat sangat berbeda dibandingkan wilayah lainnya di Indonesia. Karena para peserta harus menempuh perjalanan udara dan laut untuk dapat berkumpul di lokasi kegiatan.

"Kegiatan ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan pada tingkat provinsi. Sudah lama kami merencanakan KEMBARA yang mengundang seluruh DPD tapi sulit terwujud karena faktor geografis dan transportasi. Maka kita patut bersyukur bahwa pada akhirnya kita dapat mengatasi hambatan tersebut," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa tujuan KEMBARA adalah membentuk soliditas kader. Yaitu sebagai wadah silaturahmi antar pengurus DPD bertukar pikiran dan pengalaman. Jadi tidak hanya aktivitas yang bersifat rekreatif, edukatif dan olah fisik saja.

Rangkaian kegiatan selama empat hari ini kemudian diakhiri dengan bakti sosial kepada masyarakat yaitu membersihkan pantai wisata Pulau Saonek. Serta melakukan silaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat yang mayoritas merupakan muslim asli Papua.

Peserta terjauh berasal dari Kabupaten Fakfak dan Teluk Wondama yang harus menempuh perjalanan laut dua hari sebelum KEMBARA digelar. Peserta dari Manokwari menempuh perjalanan via pesawat ke Sorong dan dilanjutkan dengan Kapal Ekspress. Sementara peserta dari Sorong Selatan harus menempuh perjalanan darat selama lima jam lalu dilanjutkan lagi dengan perjalanan laut menuju Saonek. (feb)  







22 Des 2017

Pegunungan Arfak Optimis Raih Kursi di Tiga Dapil


Manokwari - Kabupaten Pegunungan Arfak merupakan kabupaten pemekaran dari Kabupaten Manokwari sejak tahun 2013. Ibukota kabupaten ini berada di Distrik Ullong yang dapat ditempuh selama kurang lebih tiga jam menggunakan kendaraan double gardan. Kendaraan biasa tidak bisa menembus ke daerah ini karena medan yang sangat sulit. Mayoritas penduduk adalah masyarakat Suku Arfak dan beragama Nasrani. Sejak tahun 2013 kepengurusan DPD PKS telah dibentuk di kabupaten ini. Bahkan pada Pemilu 2014 lalu PKS memperoleh satu kursi DPRD.  

Arifin Aska adalah Ketua DPD PKS Kabupaten Pegunungan Arfak yang saat ini tengah mepersiapkan verifikasi faktual di daerahnya. Jadwal yang diberikan KPU verifikasi ini dilakukan pada tanggal 22 Desember 2017 sehingga ia bersama teman-temannya cukup sibuk mempersiapkan segala kelengkapan berkas beberapa hari belakangan.

Arifin bersyukur bahwa Proses pendaftaran Parpol sudah mereka lakukan sesuai arahan DPW pada bulan Oktober lalu. Secara resmi PKS di Kabupaten Pegunungan Arfak telah lolos persyaratan administratif dan bersiap untuk verifikasi faktual.

Pemuda beragama Nasrani kelahiran Distrik Dedohu, Kabupaten Pegunungan Arfak ini optimis PKS akan meraih kursi dari tiga Dapil pada Pemilu nanti. Menurutnya PKS merupakan partai  yang dapat diterima oleh masyarakat dan mereka sangat antusias. "Kami sudah melakukan pendekatan serta survei ke masyarakat. Kami memperoleh dukungan yang signifikan untuk Pemilu 2019 nanti," ujarnya.

Ia sendiri berharap agar pengurus PKS di tingkat pusat dan wilayah untuk senantiasa membantu agar target tersebut terwujud. "Sekalipun sudah memperoleh satu kursi saat ini namun kami rasa belum cukup. Oleh karenanya dukungan dari pengurus DPP dan DPW sangat kami butuhkan untuk mencapai target Pemilu 2019," tambahnya. (feb)
 


19 Okt 2017

Kelas PCB Kunjungi PKS Kota Sorong


SORONG - Pada tanggal 18 Oktober 2017, bertempat di Kantor DPD PKS Kota Sorong, peserta Kelas PCB (Politik, Cerdas dan Berintegritas) Sorong Raya berkunjung untuk menemui perwakilan pengurus PKS. Kunjungan ini merupakan wadah pembelajaran politik bagi pelajar dan mahasiswa yang diprakarsai oleh Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Publik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) bekerja sama dengan Yayasan Satu Nama Yogyakarta.

Para peserta  didampingi oleh tiga fasilitator yaitu Annisa Nurlitasari dari KPK,  William Edison Aipipidely dan Reli dari Yayasan Satu Nama Yogyakarta. Mereka menemui Ustad H. Taslim selaku Wakil Ketua DPW PKS Papua Barat, Ustad Syaiful Maliki selaku Ketua DPD PKS Kota Sorong serta beberapa perwakilan bidang.

Peserta kelas PCB sejumlah 15 orang di mana mereka berasal dari beberapa sekolah dan kampus di Sorong Raya. Mereka hadir untuk berdiskusi tentang manajerial dan sistem pengelolaan partai. Ada beberapa poin yang menjadi bahan diskusi kali ini yakni terkait: kode etik, pendanaan partai, kaderisasi dan manajemen konflik partai. Diskusi dari pukul satu siang tersebut berlangsung dengan hangat dan penuh antusias. Acara ditutup dengan menyanyi dan berfoto bersama peserta sekaligus para fasilitator.

"Semoga acara seperti ini memberikan kontribusi pemikiran serta penguatan karakter pada generasi muda untuk menyiapkan diri menjadi penerus estafet kepemimpinan dengan penuh integritas," demikian harapan besar Ketua DPD PKS Kota Sorong, Syaiful Maliki Arief, di akhir acara. (NW)


















18 Okt 2017

Siap Berkompetisi di 2019, PKS Kota Sorong Lolos Pendaftaran Parpol





SORONG - Bertempat di kantor KPU Kota Sorong, pada tanggal 16 Oktober 2017 Sekretaris Umum DPD Partai Keadilan Sejahtera Kota Sorong, Syahrul Rudianto, menyerah berkas kelengkapan pendaftaran partai politik untuk PEMILU 2019. Berkas tersebut berupa data anggota parpol yang dilengkapi dengan Kartu Tanda Anggota sejumlah 323 kartu. Jumlah ini melebihi target minimal yang disyaratkan oleh KPU.


Penyerahan berkas  diterima langsung oleh Yulianus Tahrin, Ketua KPUD Kota Sorong. Setelah diverifikasi PKS Kota Sorong dinyatakan lolos karena seluruh berkas dinyakatan lengkap. Selain penyerahan berkas E-KTP dan KTA, PKS Kota Sorong juga mengumpulkan berkas F2 yang merupakan lampiran berisikan data nama dan alamat nyata pengurus dan anggota Partai PKS.
 
Ketua DPD PKS Sorong, Syaiful Maliki Arief, menyampaikan bahwa PKS optimis tahun depan dapat berkompetisi dan memberikan kontribusi riil pada masyarakat Kota Sorong. "Saya berharap bahwa PEMILU 2019 akan lebih semarak, sportif, dan semua partai politik yang berkompetisi memiliki tujuan untuk membangun Kota Sorong menjadi lebih baik," jelasnya. (Ayu)


14 Okt 2017

PKS Manokwari Resmi Daftar KPUD



MANOKWARI - DPD PKS Manokwari secara resmi telah mendaftarkan diri sebagai partai politik calon peserta PEMILU 2019 pada hari Sabtu 14 Oktober 2017. Pendaftaran ini diterima langsung oleh Ketua KPUD Kabupaten Manokwari, Albert Burwos, beserta segenap anggota komisioner. Ketua DPD PKS Manokwari, Masrawi Ariyanto, didampingi  Sekretaris dan perwakilan pengurus DPC dan DPRa menyerahkan dokumen secara simbolis kepada KPUD untuk diverifikasi. 

Turut hadir Ketua DPW PKS Papua Barat, H. Mugiyono, S.Hut, yang memberikan dukungan pada proses pendaftaran ini. Menurutnya pendaftaran partai politik hanya dilakukan oleh  pengurus tingkat pusat dan pengurus tingkat kabupaten/kota. DPW tidak melakukan pendaftaran sehingga kehadiran beliau untuk memberikan dukungan moril kepada pengurus DPD. Setelah Manokwari beberapa DPD lain yang akan mendaftar besok adalah Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Raja Ampat dan Kabupaten Fakfak.  

Setelah diperiksa oleh staf KPUD, dokumen pendaftaran PKS Manokwari dinyatakan lengkap dan lolos verifikasi sebagai calon partai politik peserta PEMILU. Ketua KPUD sendiri menyatakan apresiasinya kepada PKS. "PKS merupakan partai kedua yang lolos setelah Partai Perindo. Selain itu  PKS cukup satu kali datang dan langsung kami nyatakan berkasnya lengkap. Sementara beberapa partai-partai lain telah mendaftar namun masih belum lengkap  dokumennya," terangnya. 

Setelah melalui tahap ini PKS Manokwari akan bersiap diri menyaring BCAD (Bakal Calon Anggota Dewan) yang dinilai siap bertarung pada PEMILU 2019. Sehingga dari sekarang pengurus DPD akan melakukan penilaian terhadap nama-nama yang sudah diajukan. (feb) 




Inspirasi

Nasihat

Total Tayangan Halaman

 
© Copyright PKS Papua Barat 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.