Artikel Terbaru :

Topik Pilihan

Diberdayakan oleh Blogger.

Kiprah PKS

Umum

Kajian

3 Sep 2018

PKS Papua Barat Masuk Delapan Humas Terbaik Nasional



Bogor - Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) DPW PKS Papua Barat dinobatkan sebagai salah satu dari delapan pengurus wilayah terbaik se-Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Ketua Bidang Humas DPP PKS, Ibu Ledia Hanifa S.Si, M.Psi T, di acara penutupan Rakornas Humas PKS Sabtu malam (1/9) bertempat di Bumi Katulampa Resort, Bogor.

Delapan DPW tersebut adalah Riau, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, NTB dan Papua Barat. Masing-masing Kabid Humas berhak memperoleh penghargaan dari DPP berupa gadget dan sertifikat penghargaan.

Dalam arahannya Ibu Ledia Hanifa menyampaikan pentingnya evaluasi semua produk kehumasan. Baik itu di level pusat, wilayah dan daerah. Oleh karenanya berdasarkan evaluasi tersebut, delapan DPW ini dinilai memiliki performa yang sangat baik. “Bukan berarti DPW yang lain tidak berprestasi, namun apresiasi ini kami harapkan dapat memotivasi kita semua meningkatkan produktivitas konten kehumasan. Terutama dalam menghadapi pileg dan pilpres 2019,” jelasnya.

Penghargaan ini diterima dengan rasa syukur mendalam, demikian disampaikan oleh Febri selaku Kabid Humas DPW PKS Papua Barat. Menurutnya penghargaan tersebut sangat membanggakan di tengah tantangan dan keterbatasan yang dihadapi di Papua Barat. “Dari semua komunitas PKS, sejauh ini kami baru mengoptimalkan PKStv, PKSart dan PKSfoto. Beberapa komunitas lainnya masih perlu dikembangkan karena belum memiliki SDM yang memadai,” terangnya.

Selepas dari kegiatan Rakornas, PKS Papua Barat sudah merencanakan tindak lanjut yang harus segera dilaksanakan. Di antaranya adalah melakukan sinergi dengan program PKSmuda di Sorong Raya dan Fakfak. Melakukan sosialisasi branding strategy kepada pimpinan DPW-DPD serta BCAD dan menyiapkan sumber daya untuk pelaksanaan Rakornas PKStv di Bandung.  



21 Jul 2018

Bendera itu Berkibar di Teluk Cenderawasih


Dalam perjalanan menuju Wasior, ibukota Kabupaten Teluk Wondama-Papua Barat, kapal kami sempat berlabuh di pelabuhan kecil Windesi. Sebuah kawasan terpencil yang terletak antara Manokwari-Wasior. Kawasan yang dipenuhi dengan pepohonan bakau dan semak belukar. Serta merupakan wilayah  konservasi Taman Nasional Teluk Cenderawasih.

Masyarakat asli Papua berkumpul di tepi pelabuhan kayu menanti kerabatnya yang turun. Tampak wajah-wajah gembira dan lugu khas masyarakat pedalaman. Tak jauh dari dermaga terlihat sebuah perahu kecil tertambat. Di atasnya berdiri sebuah tiang. Di atas tiang berkibar sebuah bendera yang tak asing bagi saya. Bendera sebuah partai dakwah, Bendera Partai Keadilan Sejahtera.

Seakan tak pecaya, saya memicingkan mata untuk memastikan. Subhanallah ternyata betul. Itu bendera PKS. Kenapa bisa berada di sini? Sebuah tempat yang nun jauh dan tak biasa dikunjungi masyarakat banyak. Bahkan tidak ada kader yang tinggal di situ.

Teluk Wondama merupakan kabupaten terjauh dari ibukota provinsi Papua Barat, Manokwari. Akses transportasi biasanya melalui laut dengan waktu tempuh paling cepat delapan jam dan paling lama bisa mencapai 12-14 jam. Karena perjalanan sangat tergantung angin dan tinggi ombak.

Yang mengagumkan, kabupaten Teluk Wondama merupakan satu-satunya kabupaten yang memiliki DUA Anggota Legislatif (Aleg) dari PKS dibandingkan kabupaten/kota lain. Padahal kabupaten ini bukan basis kader. Lain halnya dengan Manokwari, Sorong dan Fakfak yang dominan jumlah kadernya. Di Teluk Wondama jumlah kader terbina tidak lebih dari jumlah jari tangan kanan kita.

Dua aleg ini juga bukan kader, namun simpatisan yang sejak lama mendukung perjuangan PKS. Salah satunya adalah Bapak La Ode Amirrudin. Saya sempat berbincang dengan beliau di tahun 2014 lalu saat baru terpilih menjadi Aleg. Apa kunci keberhasilan dia mendapat suara terbanyak di Dapilnya. Kuncinya satu, bahwa ia bersungguh-sungguh mendekati hati para konstituen. Dapil yang sangat terpencil tidak menghalangi ia mendatangi rumah-rumah penduduk meski dengan perahu. Ia mengaku mengeluarkan uang yang tidak sedikit membeli bahan bakar solar dari kantong sendiri.

Pak La Ode berkisah bahwa ia telah kenal PKS sejak lama. Saat banjir bandang tahun 2010 keluarganya beserta masyarakat yang menjadi korban dibantu oleh pada kader PKS. Ini yang mebuat ia terkesan. Sejak peristiwa itu ia bertekad untuk bergabung bersama PKS dan berjuang di ranah politik.  Ah, bisa jadi akibat pengaruhnya yang positif membuat masyarakat setempat memasang bendera PKS di perahu mereka. Wallahu’alam.

Tapi mendengar kisah perjuangannya seperti itu membuatku malu. Bahwa tugas-tugas dakwah ternyata sudah dilakukan oleh orang-orang yang justru belum terbina sebagai kader. Sementara kita saja kadang masih malu-malu dan membatasi diri memberikan kontribusi terbaik.

Insha Allah orang-orang seperti beliau lah yang kelak membuat bendera-bendera PKS akan semakin banyak berkibar di Teluk Cenderawasih, Papua Barat.

Aamiin.

(Humas PKS Papua Barat)     






7 Mei 2018

Seminar Amazing Brain with Qur'an Bersama RKI Fakfak



Fakfak - Tak terasa bulan suci Ramadhan tinggal menghitung hari. Oleh karenanya dalam rangka mempersiapkan diri menyambut  bulan suci tersebut   Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kabupaten Fakfak  menggelar  Seminar  Nasional dengan  Tema Amazing Brain with Qur'an.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Ahad, 6 Mei 2018 bertempat di Diklat Pemerintah Daerah  Kabupaten Fakfak yang diikuti oleh ratusan peserta. Para peserta tampak antusias dan berlomba-lomba memadati kursi-kursi yang disediakan. Mereka merupakan anggota majelis taklim ibu-ibu, bapak-bapak, para pengurus mesjid dan remaja Islam yang berasal dari berbagai penjuru kota Fakfak. Seminar juga merupakan program dari Rumah Keluarga Indonesia (RKI) yang bertujuan melahirkan generasi cerdas cemerlang.


Hadir sebagai narasumber adalah Ustadzah Dr. Sarmini Lc. MA,  pendiri dan pengasuh  Rumah Qur'an Markaz  Utrujah  Jakarta.  Beliau memaparkan  tentang  pentingnya selalu  berinteraksi  dengan  Al-Qur'an dan memberikan  semangat bagi para orang tua apapun  kondisi  lingkungan  kita  berada, ketika sudah  berazam  menjadi  keluarga  Alqur'an selalu  ada  jalan untuk  mewujudkannya. Turut hadir dalam acara ini  Ketua  BPKK DPW PKS Papua Barat  Ibu  Siti Kholifah. 

Ketua  Panitia dr. Eka Siyanti Sumarlan  Sp. A,  mengatakan bahwa ia beserta seluruh panitia mempersiapkan acara ini sejak dua bulan lalu. "Kami menargetkan   jumlah peserta pada acara  seminar  ini  500 orang dan Alhamdulillah   sesuai  target," ujarnya.

Kehadiran peserta yang membludak merupakan tanda bahwa masyarakat Fakfak sangat rindu dengan majelis-majelis ilmu. Bukan tidak mungkin  Rumah Qur'an Utrujah  juga  bisa  hadir  di kota  pala ini. (Rima)

2 Apr 2018

Pesta Durian ala KEMBARA Fakfak


Fakfak- DPD PKS Kabupaten Fakfak kembali menggelar Kemah Bakti Nusantara (KEMBARA) Dasar-1 untuk segenap kader dan simpatisan pada tanggal 30 Maret sampai 1 April 2018. Mengambil tempat di Kampung Perwasak Distrik Fakfak Barat kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta dari berbagai latar belakang. Mulai dari tokoh pemuda, masyarakat, mahasiswa, wirausaha hingga para caleg yang akan berkompetisi pada PEMILU 2019. 

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua DPD PKS Fakfak, Muhammad Kabes, yang sekaligus ikut sebagai peserta. Dalam sambutannya ia merasa gembira bahwa KEMBARA dapat dilaksanakan di Fakfak. Tahun lalu kegiatan ini dikemas dalam bentuk Latihan Dasar (LATSAR) dan sampai sekarang masih terkenang di hati para kader.

"Aktivitas kemah bakti nusantara sama seperti kegiatan Latsar tahun lalu. Yang membedakan adalah kemasannya yang berorientasi kepada kegiatan sosial di masyarakat. Saya yakin kegiatan ini akan memperkuat ikatan ukhuwah sesama kader dan simpatisan PKS di Fakfak," ucapnya.


Selama KEMBARA berlangsung Para peserta dibekali keterampilan tentang kerjasama tim, teknik survival, baris berbaris dan P3K. Serta wawasan tentang kepartaian, PEMILU dan dakwah di masyarakat.

Di hari terakhir segenap peserta dipimpin ketua DPD melakukan bakti sosial membersihkan Mesjid Perwasak yang sedang dibangun. Masjid ini berlokasi di tengah-tengah pemukiman penduduk Kampung Perwasak yang 100% merupakan muslim asli Papua. Pembangunan masjid ini bertujuan untuk memperluas dan meningkatkan fasilitas ibadah. Sehingga geliat aktivitas keislaman dapat semakin marak ke depannya.




Kesan para peserta sangat beragam saat mengikuti kegiatan ini. Ada yang merasa senang karena menghilangkan kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Ada juga yang mendapatkan ukhuwah dan persahabatan baru. 

Lukman Ali, penanggung jawab kegiatan, menceritakan bahwa KEMBARA kali ini cukup unik.  Karena lokasinya berada di hutan yang tidak jauh dari lebatnya pepohonan durian. Tidak heran selama tiga hari para peserta kenyang mengkonsumsi durian. "Kemah-kemah para peserta tidak jauh dari pohon durian. Jadi bila ada suara durian jatuh, para peserta sudah tahu harus berbuat apa. Makanya saat panitia melakukan inspeksi kami menemukan para peserta sedang pesta durian" ujarnya sambil tertawa. (feb)








19 Feb 2018

KEMBARA Sorong Bentuk Regu Pandu Terlatih



Aimas - Guna mempersiapkan diri hadapi tahun politik 2019, DPD PKS Kota Sorong bersama dengan DPD PKS Kabupaten Sorong menggelar Kemah Bakti Nusantara (KEMBARA) Dasar 1 pada tanggal 16-18 Februari 2018. Kegiatan ini dilaksanakan di Perkemahan Makotyamsa Garden yang ditempuh selama tiga jam perjalanan dari pusat Kota Sorong. Para peserta KEMBARA kali ini adalah para kader dan simpatisan berusia 17-33 tahun sebanyak 42 orang.

Hadir pada acara pembukaan Sekretaris Umum DPW PKS Papua Barat, Imam Muslih S.Hut, yang mendampingi Wakil Bupati Sorong Bapak Drs. Suka Harjono, M.Si. Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Sorong tersebut sebagai tanda harmonisnya hubungan PKS dengan lembaga eksekutif pemerintahan. Beliau sangat berkomitmen untuk bisa hadir pada even-even penting PKS. Termasuk pada acara Kemah Bakti Nusantara ini.

Wakil Bupati Sorong (Kemeja Putih) saat Pembukaan KEMBARA


"Hadirnya saya di sini adalah bukti hubungan emosional dengan PKS yang sudah terjalin baik. Apakah itu sebelum maupun setelah momen Pilkada tahun 2016. PKS adalah partai pendukung kami saat itu. Jadi kami perlu membalasnya dengan mendukung secara maksimal kegiatan-kegiatan seperti ini. Semoga PKS tetap menjadi partai yang solid," ujarnya.

Para peserta KEMBARA dituntut kesiapan fisik dan mentalnya selama kegiatan berlangsung. Mereka diuji ketahanan tubuh saat berlari, melakukan push up dan sit up serta berenang. Peserta dibekali juga dengan pengetahuan dasar tentang kepanduan, P3K dan wawasan nusantara.

 
Di hari terakhir, seluruh peserta terlibat pada kegiatan bakti sosial di Kampung Makotyamsa. Yaitu membesihkan area pemakaman umum dan membantu pengecoran kubah Mesjid Baiturrahman.

 
   
Ketua Bidang Kepanduan dan Olahraga, Syufriadi, mengatakan tujuan dari kegiatan KEMBARA adalah membentuk Regu Pandu terlatih. Khususnya untuk bisa berkontribusi pada kegiatan-kegiatan partai di wilayah Sorong dan sekitarnya. Serta mempersiapkan dan memotivasi seluruh kader dan simpatisan menghadapi Pemilu tahun 2019.

Ia juga menginformasikan bahwa bulan depan kegiatan KEMBARA akan dilaksanakan di Kabupaten Fakfak. Kemudian dilanjutkan di Kabupaten Manokwari pada pertengahan tahun ini. (feb)
   



12 Feb 2018

Para Imud (Ibu Muda) Fakfak Sesaki Launching RKI



Fakfak - Pemandangan tidak biasa terjadi di Panggung Reklamasi Fakfak pada hari ahad pagi, 11 Februari 2018. Bila biasanya lokasi ini ramai oleh anak-anak muda menikmati suasana tepi pantai, maka pagi itu  dipadati oleh ibu-ibu muda. Ibu-ibu muda ini adalah para kader dan simpatisan PKS serta anggota majelis taklim Kampung Perwasak dari kota Fakfak yang menghadiri acara launching Rumah Keluarga Indonesia (RKI). Selain launching dilakukan juga Talk Show bertema "Istri Bahagia, Keluarga Bahagia". 

Ketua DPD PKS Fakfak, Muhammad Kabes, turut hadir sekaligus membuka acara secara resmi. Melihat antusias yang luar biasa ia berharap kegiatan ini dapat dilakukan lagi di kampung-kampung lain. Agar masyarakat paham bahwa PKS tidak hanya begerak di politik tetapi juga sosial kemasyarakatan.




Sementara itu Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga, Siti Jubaidah, SH., mengatakan bahwa perempuan memiliki peran penting sebagai agen perubahan di lingkungannya. "RKI merupakan wadah bagi kaum ibu untuk belajar bersama dan berbagi informasi. Harapannya adalah RKI dapat memotivasi para ibu menjadi motor penggerak perubahan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik," jelasnya.



Pada sesi Talk Show, RKI mengundang Ustadzah Wa Sailah selaku tokoh agama di Fakfak sebagai narasumber. Ia berbagi tips dan trik agar para istri senantiasa bahagia dalam aktivitas sehari-hari.

Menurut pengalamannya istri menjadi jarang bahagia karena sering marah, mudah stress dan tidak menjaga penampilan di depan suami. Oleh karenanya ia menasehati para peserta untuk senantiasa meningkatkan ibadah kepada Allah SWT dan membiasakan diri memanggil pasangan dengan panggilan sayang.

Setelah launching
RKI Fakfak akan bersiap melaksanakan agenda berikutnya. Dua even besar diantaranya adalah melaksanakan Kajian Pra Nikah pada bulan Maret  untuk para mahasiswa. Dilanjutkan dengan Seminar Parenting di bulan Mei yang menyasar para pemuda yang akan menikah dan pasangan muda.

Siti Jubaidah juga mengatakan bahwa RKI segera melakukan kunjungan-kunjungan ke kampung-kampung. Dalam rangka mengenalkan RKI dan berbagi pengetahuan dengan para ibu. (feb)

1 Feb 2018

PKS Kota Sorong Lolos Verifikasi Faktual


Sorong - Bertempat di kantor DPD PKS Kota Sorong, KPUD Kota Sorong melakukan  verifikasi faktual partai politik sebagai salah satu prasyarat administratif menjelang pemilu 2019. Kegiatan ini dilakukan pada hari Rabu 31 Januari 2018 dan terpaksa mundur dari waktu yang ditetapkan. Verifikasi yang seyogyanya direncanakan pada pukul 16.00 WIT akhirnya tertunda karena tim KPUD beserta Panwas harus memverifikasi partai lain di waktu yang sama.

Kegiatan verifikasi ini turut dihadiri oleh Ketua DPW PKS Papua Barat, Mugiyono, S.Hut beserta  jajaran pengurus inti DPD. Yaitu Syaiful Maliki Arief (Ketua), Syachrul Rudiyanto (Sekretaris) dan M. Iqbal (Bendahara). Serta para kepala bidang dan keterwakilan 30% pengurus perempuan dalam struktur partai.

Selain itu, pengurus DPD PKS Kota Sorong juga menghadirkan beberapa anggota dari 7 DPC. Meliputi Distrik Sorong, Sorong Kota, Sorong Manoi, Sorong Barat, Sorong Utara, Sorong Timur dan  Malaimsimsa. Dari hasil verifikasi faktual tersebut, pihak KPUD menyatakan bahwa DPD PKS Kota Sorong telah MEMENUHI SYARAT.

Proses verifikasi faktual DPD PKS Kota Sorong diakhiri pada pukul 18.40, setelah sempat terpotong untuk waktu sholat magrib berjamaah.

Syaiful Maliki Arief menyambut gembira hasil verifikasi ini. Ia optimis PKS siap bersaing dengan partai lainnya pada Pemilu 2019 di Kota Sorong. "Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran pengurus DPD, DPC serta para kader yang sangat membantu proses verifikasi ini. Insha Allah ini merupakan langkah awal untuk menyambut kesuksesan di 2019," ujarnya. (ayu)




Inspirasi

Nasihat

Total Tayangan Halaman

 
© Copyright PKS Papua Barat 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.