Artikel Terbaru :

Topik Pilihan

Diberdayakan oleh Blogger.

Kiprah PKS

Umum

Kajian

17 Apr 2017

KBN Perdana Manokwari Kukuhkan 28 Peserta



Prafi - Tapak tanah belum kering dari hujan. Rerumputan ilalang tinggi bertebaran. Sayup-sayup terdengar gemericik air deras mengalir dari Kali Prafi. Suara serangga dan burung-burung liar bersahut-sahutan seakan menyambut kedatangan kami. Tak lama kemudian seorang instruktur berujar "Ya, kita akan berkemah di sini, semua regu segera membangun tendanya!" Bergegas kami menurunkan semua perlengkapan. Membersihkan rumput-rumput liar untuk lokasi perkemahan dan cepat-cepat membangun tenda regu. 




Demikian suasana saat Kemah Bakti Nusantara (KBN) dimulai di Kampung Bedib Matoa, Distrik Prafi, Manokwari pada tanggal 14-16 April 2017. Sebanyak 28 peserta laki-laki baik itu dari pengurus, anggota dan simpatisan PKS mengikuti rangkaian acara selama tiga hari tersebut. Selain melatih diri untuk bertahan hidup di alam bebas, para peserta diajari dasar-dasar bela diri dan wawasan nusantara, hidup sehat dan bugar, serta diakhiri dengan jalan kaki (long march) sejauh sepuluh kilometer.

Kami sungguh bersyukur karena di kesempatan ini segenap pengurus utama PKS dapat hadir dan berpartisipasi aktif sebagai peserta. Baik itu pengurus wilayah dan kabupaten. Sebut saja Ustad Mugiyono, S.Hut selaku Ketua DPW PKS Papua Barat, Ketua DPD PKS Manokwari, Masrawi Ariyanto, Ketua DPD PKS Kabupaten Pegunungan Arfak, Hajar Awaludin, beserta sekretaris umum dan para ketua bidang.Semua berbaur dengan peserta tanpa memandang jabatan di partai atau jabatan politik.

Dalam arahannya, Mugiyono, S.Hut, menyatakan dirinya hadir di sini sebagai peserta bukan sebagai Ketua DPW atau anggota dewan. Sehingga beliau siap diperlakukan sama dengan yang lainnya. Beliau juga menekankan bahwa kehadiran para peserta merupakan bukti dan komitmen yang luar biasa. Karena tidak semua dapat mengikuti KBN disebabkan alasan pribadi maupun alasan pekerjaan.

Di kesempatan yang sama Ketua Bidang Kepemudaan dan Olahraga (BKO) Papua Barat, Syufriadi, menegaskan bahwa kegiatan ini menggenapi seluruh agenda KBN di Papua Barat setelah Fakfak dan Sorong Raya. “Lanjutan dari kegiatan ini adalah KBN tahap ke dua sehingga membutuhkan komitmen, kekuatan mental dan fisik yang lebih mantap lagi. Kita harapkan dapat dilaksanakan dalam tahun ini,” ujarnya.

Kampung Bedib Matoa terletak kurang lebih 70 kilometer dari pusat kota Manokwari. Lokasinya yang cukup jauh dari keramaian serta kondisinya yang alami dinilai tepat sebagai lokasi pelaksanaan KBN Manokwari. Kampung ini merupakan kampung pemekaran sekaligus sebagai lokasi kampung transmigrasi swadaya-lokal. 

Sehingga tidak heran saat kami melakukan long march sepanjang jalan kami bertemu dengan beberapa warga asli Papua dan Jawa yang hidup rukun bersama. Menurut Ketua DPD hubungan antara PKS dengan warga cukup baik karena Ramadhan tahun lalu kampung ini merupakan lokasi bakti sosial. Tidak heran bila Kepala Kampung dan Kepala Suku di Matoa dengan senang hati mengizinkan PKS melakukan aktivitas perkemahan di daerahnya.

Setelah melakukan long march seluruh peserta dinyatakan lulus dan dikukuhkan. Beberapa peserta tidak dapat menahan harunya karena berhasil melewati tes fisik, mental dan ketahanan tubuh yang berat. Di akhir kegiatan Instruktur KBN berpesan agar para peserta senantiasa menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh untuk menghadapi tantangan dakwah yang semakin berat. (feb)


11 Apr 2017

PKS Manokwari Turun Distrik Adakan Rakorda


Masni - Menindaklanjuti pertemuan Rakorwil PKS Papua Barat pada dua minggu lalu di Oransbari, DPD PKS Manokwari langsung bergerak dengan menggelar rangkaian Rakorda di tingkat distrik. Sama halnya dengan Rakorwil, konsep Rakorda Manokwari kali ini lebih ditekankan pada pertemuan langsung dengan pengurus-pengurus DPC dan DPRa di akar rumput. Selain dapat menyerap aspirasi langsung metode ini dinilai efisien mengumpulkan seluruh pengurus DPC-DPRa karena halangan faktor geografis.  

Demikian disampaikan oleh Ketua DPD PKS Manokwari, Masrawi Ariyanto, dalam sambutan pembukanya di Distrik Masni pada hari minggu 9 April 2017. "Melalui pertemuan Rakorda seperti ini kami berharap setiap pengurus DPC dan DPRa tidak sungkan menyampaikan uneg-unegnya kepada kami untuk perbaikan ke depan sekaligus harapannya untuk pemenangan 2019," ujarnya. 

Kegiatan Rakorda dihadiri juga oleh Wakil Ketua DPD PKS Manokwari, Sekretaris Umum, Ketua Bidang Olahraga, Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga serta segenap pengurus DPC Masni dan DPRa. 

Pada kesempatan ini pengurus DPD menyampaikan beberapa program unggulan diantaranya adalah Training Orientasi Partai (TOP) yang ditujukan kepada masyarakat umum yang ingin mengenal PKS lebih dekat. “Kita harapkan setiap distrik mengadakan TOP paling tidak satu kali setahun. Sehingga masyarakat akan semakin mantap mendukung kami dalam menghadapi Pileg 2019. Selain itu kita akan menertibkan pendataan kader dan relawan dengan menerbitkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PKS” terang Masrawi.

Salah satu pengurus DPC Masni, Nurdin, mengungkapkan kesiapannya mendukung program-program tersebut. Selama ini PKS senantiasa mendapatkan simpati masyarakat karena kepeduliannya. Seperti mengadakan pengobatan massal dan sumbangan alat-alat olah raga. “Insha Allah pada pemilu legislatif nanti kami akan berusaha maksimal mendekati masyarakat. Kami percaya bahwa PKS adalah partai yang peduli dengan para petani dan pedagang yang ada di sini,” tegas Nurdin. 

Di akhir acara disepakati rencana kerja yang akan dilakukan dalam jangka pendek. Rombongan DPD kemudian melanjutkan perjalanan ke Distrik Warmare untuk melakukan kegiatan Rakorda yang sama. Beberapa distrik lain akan menyusul dalam waktu dekat seperti Sidey, Prafi, Tanah Rubuh, Manokwari Selatan, Manokwari Barat, Manokwari Utara dan Manokwari Timur. (Feb)



29 Mar 2017

Rakorwil Delapan Titik dimulai di Oransbari

Sambutan Ketua DPW pada Pembukaan Rakorwil di Oransbari


Oransbari - Menyiasati kendala geografis dan transportasi, DPW PKS Papua Barat  menyelenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di delapan titik, demikian disampaikan Ketua DPW PKS Papua Barat Mugiyono, S.Hut dalam pertemuan persiapan pada Rabu (22/3). Selain efektif cara ini akan mendorong segenap pengurus DPW untuk berinteraksi langsung dengan pengurus DPD dan DPC di tingkat akar rumput. "Para ketua bidang kami harapkan langsung mendampingi pengurus DPD menyusun target-target capaian sebagaimana telah ditetapkan pada Rencana Kerja Nasional," tegasnya.

Titik pertama adalah pelaksanaan Rakorwil di Oransbari, Manokwari Selatan, pada tanggal 25 Maret 2017 yang melibatkan pengurus DPD PKS Kabupaten Manokwari dan DPD PKS Kabupaten Manokwari Selatan. Pertemuan dilakukan di aula Kampung Margo Rukun yang berjarak kurang lebih tiga jam berkendara roda empat dari pusat kota Manokwari. Hadir pada Rakorwil ini adalah Ketua DPW PKS Papua Barat beserta Sekretaris Umum, Kabid Kesra, Kabid Pelayanan Umat, serta Kabid Pemenangan Pemenangan Pemilu dan Pemilukada. Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), Ibu Noor Aeni, juga turut serta pada kegiatan ini.

Ketua DPD PKS Kabupaten Manokwari Selatan, Wahyudi, mengungkapkan rasa bangganya atas pelaksanaan Rakorwil di Oransbari. "Kami selaku pengurus dan warga setempat sangat mengapresiasi kehadiran pengurus DPW yang sekaligus melantik pengurus DPC PKS pada 6 distrik dan DPRa pada 57 kampung. Selain itu secara simbolis kami menyerahkan papan nama DPC kepada pengurus setempat," ujarnya.

Lain lagi yang diucapkan oleh Ketua DPD PKS Kabupaten Manokwari, Masrawi Ariyanto. DPD pimpinannya siap melaksanakan tugas yang telah ditetapkan dari hasil Rakornas PKS. "Kami akan bekerja keras untuk melaksanakan program unggulan seperti pembentukan pengurus DPC di seluruh distrik hingga membentuk desa binaan sebagai pilot project di Papua Barat," jawabnya. Dia optimis bahwa PKS Manokwari akan mampu meraih simpati masyarakat sehingga dapat memenangkan target Pemilu legislatif dua tahun lagi.

Selanjutnya DPW PKS Papua Barat akan melakukan Rakorwil pada titik-titik lain seperti Raja Ampat, Sorong Raya, Maybrat-Tambrauw, Fak-fak, Kaimana, Teluk Bintuni dan Teluk Wondama. Seluruhnya diharapkan selesai pada bulan Mei 2017. (feb)    


 

27 Des 2016

Kemah Bakti Nusantara Katimin Papua Barat



Sorong – Ada yang berbeda dari kegiatan “Kemah Kader PKS” tahun ini di Sorong. Bila pada tahun-tahun sebelumnya diadakan di Raja Ampat yang bernuansa pantai, maka tahun ini kegiatan serupa dilaksanakan di pegunungan dan hutan. Namanya juga berubah menjadi “Kemah Bakti Nusantara” yang disingkat KBN. Kegiatan ini diinisiasi oleh Bidang Kepanduan dan Olahraga (BKO) DPW PKS Papua Barat bekerjsama dengan DPD PKS Kota Sorong dan DPD PKS Kabupaten Sorong. KBN dilakukan selama tiga hari pada tanggal 24, 25 dan 26 Desember di Katimin, Kabupaten Sorong. 

Para Peserta KBN se Sorong Raya

Sebagaimana dikonfirmasi oleh Syufriadi, Kabid BKO DPW PKS Papua Barat, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat bela Negara bagi seluruh kader dan simpatisan PKS. “Selain itu KBN bertujuan untuk meningkatkan semangat kepedulian sosial  sehingga para peserta siap berkhidmat untuk kepentingan umat dan Negara. Kita juga mengundang pihak Kepolisian dan TNI sebagai narasumber untuk memperkaya pengetahuan bersama tentang nasionalisme ” tegasnya.

Hadir pada kegiatan ini dan terlibat sebagai peserta aktif antara lain Wakil Ketua DPW (H. Muhammad Taslim), Sekretaris DPW (Imam Muslih), anggota DSW Papua Barat (Ustad Sjahrir), Ketua DPD PKS Kota Sorong (H. Syaiful Maliki) dan Ketua DPD PKS Kabupaten Sorong (La Ode Sariman). Mereka berbaur dengan 56 peserta lain yang terdiri dari para pemuda, tokoh masyarakat dan pengurus PKS dari segala jenis usia. Tercatat peserta tertua berusia 51 tahun dan termuda 18 tahun.


KBN se Sorong Raya mengambil tema “Fokus, Disiplin dan Raih Kemenangan”  dan berisikan materi seperti bela Negara, baris berbaris, bela diri praktis, berenang, kerja bakti dan long march. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias. Bahkan mereka berpendapat bahwa KBN perlu dilakukan secara rutin agar mampu meningkatkan kedisiplinan para mereka.

Di akhir KBN para peserta disematkan dengan slayer jingga Bidang Kepanduan PKS sebagai tanda kelulusan.  Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan sumber daya kader yang siap mengikuti KBN pada level lanjutan. (feb)   
     

12 Des 2016

PKS Tingkatkan Pemahaman Kader Papua Barat tentang PEMILU dan PEMILUKADA



Manokwari – Proses demokrasi di negeri kita dilalui dengan tahapan suksesi kepemimpinan yaitu Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada). Oleh karenanya untuk menyiapkan pemahaman para kader dalam menghadapi proses tersebut Dewan Pimpinan Wilayah PKS Papua Barat menyelenggarakan “Workshop Perencanaan Strategis Pemenangan Pemilu dan Pemilukada” pada tanggal 10-11 Desember 2016. 

Kegiatan ini diselenggarakan di Manokwari yang diikuti oleh segenap pengurus DPW dan perwakilan DPD kabupaten/kota se Papua Barat sebanyak 50 orang.
Hadir dalam acara ini adalah  Muhammad Taslim selaku Wakil Ketua DPW PKS Papua Barat, tiga orang perwakilan dan narasumber dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS serta Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pemilukada (BP3) Wilayah Dakwah Indonesia Timur.


Dalam laporannya, Muhammad Taslim menyampaikan bahwa Papua Barat sedang besiap diri menghadapi Pemilukada  pada bulan Februari 2017. Sehingga acara ini diharapkan dapat memperkuat kesolidan PKS untuk memenangkan para calon yang didukung. “Pilkada yang akan diselenggarakan di bulan Februari nanti akan dilaksanakan untuk memilih calon gubernur Papua Barat, kemudian walikota Sorong, Bupati Sorong, Bupati Maybrat dan Bupati Tambrauw. Saya optimis PKS mampu mengawal kemenangan bagi calon yang kita dukung,” tegasnya.

Agus Purnomo, selaku perwakilan DPP PKS mengungkapkan bahwa workshop ini merupakan kegiatan terakhir di wilayah Indonesia Timur setelah diadakan di Maluku, Maluku Utara dan Papua. “Dalam jangka menengah kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk persiapan Pemilukada. Tetapi juga pelaksanaan Pemilu 2019 sehingga kita perlu menyiapkan diri dari sekarang. Tiga provinsi lain di Indonesia Timur telah selesai menyiapkan konsep pemenangannya, kita harapkan Papua Barat dapat melakukan hal yang sama,” ujarnya.

Selama dua hari peserta kegiatan dibekali materi tentang analisis sikap pemilih, membangun brand awareness, membangun jaringan politik dan menyusun strategi marketing politik. Selain itu DPW PKS Papua Barat juga mensosialisasikan tahapan pengusulan calon anggota legislatif daerah guna menghadapi Pemilu 2019. (feb)   

30 Okt 2016

Pemuda Fakfak Antusias Ikuti Sekolah Digital



Fakfak – Terletak di ujung barat Pulau Papua, Kabupaten Fakfak dikenal sebagai daerah penghasil pala dan didiami penduduk mayoritas muslim. Sama dengan wilayah lain di Papua, para pemuda di Fakfak belum familiar dalam mengoptimalkan kemampuannya di bidang teknologi digital. Padahal minat dan kemauan untuk belajar mereka sangat tinggi. Oleh karenanya Bidang Humas DPW PKS Papua Barat bekerjasama dengan DPD PKS Fakfak mengadakan kegiatan Sekolah Digital kelas PKStv yang diikuti 55 orang peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa pada tanggal 29 Oktober 2016.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua DPD PKS Fakfak, Muhammad Kabes, didampingi Sekretaris Umum DPD, Bapak Imam. Dalam sambutannya beliau berharap agar para peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. “Di Pulau Jawa pelatihan seperti ini kita membayar tapi di sini diberikan secara cuma-cuma. Para pemuda harus mau belajar dan berkeinginan untuk maju. Jadi saya minta para peserta manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” ujarnya.





Hadir sebagai pelatih pada acara ini adalah Kabid Humas DPW PKS Papua Barat, Gus Febry, yang juga merangkap sebagai koordinator PKStv Papua Barat. Menurutnya Fakfak cukup beruntung bisa melaksanakan Sekolah Digital mengingat terbatasnya SDM di setiap daerah. Sehingga untuk Fakfak difokuskan pada PKStv sementara di Sorong dan Manokwari sudah dibentuk Relawan Digital media sosial. “Fakfak merupakan salah satu DPD yang memiliki struktur kepengurusan yang lengkap dari 13 DPD yang ada di Papua Barat. Oleh karenanya momen Sekolah Digital ini merupakan upaya mengoptimalkan peran DPD dalam membangun hubungan baik dengan para pemuda,” tegasnya.
Materi yang diberikan pada kelas ini antara lain teknik reportase, teknik pengambilan gambar dan editing video. Selain itu para peserta diminta membuat liputan tentang tempat menarik di sudut kota Fakfak. Sembilan kelompok dibentuk dan bekerjasama membuat produksi video sesuai kreativitas masing-masing. Meskipun masih pemula tetapi video yang dihasilkan cukup memuaskan.



Salah satu perwakilan peserta dari mahasiswa bernama Soleh mengucapkan terima kasihnya atas terselenggaranya acara ini. Ia baru pertama kali terlibat dan ternyata membuat video itu mudah dan menyenangkan. “Seumur hidup saya baru sekarang belajar tentang cara memproduksi video sendiri. Berbekal pelatihan hari ini insya Allah saya dan teman-teman akan terus berkarya membuat video,” ujarnya. (feb)

Inspirasi

Nasihat

Total Tayangan Laman

 
© Copyright PKS Papua Barat 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.